Review Buku "Inilah Proposal Jodoh Ku"
Judul Buku : Inilah Proposal Jodoh ku
Tim Pemateri : Anindya & Melinda
Tim Penyusun : Saskia & Widya
Penanggung Jawab : Radityo & Hastomo
Penerbit : PT. Edukasi Karya Indonesia
Cetakan Pertama : Juli 2019
Cetakan Kedua : Agustus 2019
Jumlah Halaman : 176
Cover : Hard Cover
Harga : Rp. 100.000
Rating : 5/5
Inilah Proposal Jodohku "Deskripsikan Dirimu Untuk Si Dia"
Untukmu yang masih sendiri, jangan hanya berdiam dan menanti. Namun, sibuklah mempersiapkan diri, manajemen hati.
Jika hidup butuh alur dan perencanaan yang pasti, maka menemukan jodoh hingga menjalani pernikahan termasuk di dalamnya. Menuju gerbang kehidupan yang baru.
Untuk menyelenggarakan acara satu atau dua hari saja kita butuh proposal yang tebal, komplit dan detail. Lalu bagaimana persiapan untuk menikah ? yang tentunya tidak hanya satu atau dua hari tetapi untuk jangka waktu yang lama. Tentu lebih membutuhkan banyak persiapan dan bekal. Buku inilah proposal jodohku yang ditulis oleh tim Edukasi Karya Indonesia ini cocok sebagai bekal persiapan menuju pernikahan. Sehingga pernikahan yang diselenggarakan tidak hanya sekedar halal saja namun juga menjadi pernikahan yang sakinah mawadah warohmah. Penuh berkah. @Agus Ariwibowo, Pengasuh belajartaaruf.com
Pernikahan adalah suatu prosesi yang sakral menuju gerbang rumah tangga. Maka perlu untuk didesain dengan sangat baik sejak jauh-jauh hari.
Apakah kamu pernah menjadi anggota organisasi? Mengurus sebuah event baik besar ataupun kecil dengan membuat dan mengajukan proposal kepada pihak terkait ? Mungkin mengajukan sponsor ?
Ya, rasanya sebagian besar milenial pasti pernah mengalami hal tersebut. Sekarang, Coba bayangkan kembali.
* Kamu bersama organisasimu akan mengadakan sebuah event tahunan di akhir tahun nanti.
* Acara tidak terlalu megah, namun juga tidak terlalu sederhana.
* Acara yang hanya menghabiskan waktu 6 jam selama satu hari.
* Mungkin akan mengundang tokoh publik membutuhkan partisipan banyak.
* Membutuhkan dana yang tidak sedikit.
* Waktu menuju hari H masih ada 6 bulan tersisa.
Baik, sudah terbayang ya?
Sekarang, pertanyaannya sederhana. Apakah kamu dan organisasi penyelenggara, baru akan mempersiapkan keseluruhan acara ini H-1 bulan ?
Apakah panitia sudah sibuk saat ini ? Padahal acara baru saja akan berlangsung 6 bulan yang akan datang.
Apakah panitia membutuhkan proposal yang bagus untuk mendapatkan izin berbagai pihak atau bahkan sponsor ?
Tentu saja, 6 bulan sebelum acara berlangsung panitia sudah akan sibuk mengurus berbagai macam hal.
Mulai dari, rapat perdana, menentukan konsep membentuk susunan panitia dan yang paling utama adalah menyiapkan proposal acara. Proposal adalah gerbang utama dari terselenggaranya acara. Sekaligus yang akan menentukan apakah acara akan terkonsep dengan baik atau tidak. Padahal, acara hanya akan berlangsung dalam 6 jam saja. Sangat sebentar bukan ?
Nah, sekarang dapatkah kamu bayangkan jika acara tersebut diganti dengan pernikahan. Diganti dengan perjalanan berumah tangga, yang akan berlangsung selama bertahun-tahun lamanya ?
Apakah butuh proposal ? Tentu saja. Menjalani pernikahan butuh didesain dengan matang dari kedua belah pihak pasangan. Bahkan keluarga turut berada di dalamnya. Bagaimana mungkin pernikahanmu akan terkonsep dengan baik mulai dari konsep dirimu sendiri, konsep pasangan impianmu, konsep keluarga dan segala macam detailnya, jika kamu hanya menunggu dari hari H saja.
Menurut saya pribadi buku ini bukan sekedar buku bacaan saja, tetapi benar seperti yang diungkapkan dalam buku ini yaitu "Proposal", proposal persiapan kita untuk mengarungi bahtera rumah tangga, bahkan bukan sekedar yang dipersiapkan ketika "Prosesi Upacara Pernikahan" tetapi setelahnya juga. Mulai dari mengenali diri sendiri sampai banyaknya tips dan beberapa kutipan hadis. Dalam buku ini juga kita bisa mengetahui, mendiskusikan dan menyatukan bagaimana visi misi kehidupan kita dan calon pasangan, bahkan beberapa hal kecil juga dibahas seperti tontonan bagaimana yang kita sukai masing-masing, agar dapat meminimalisir ketidakpahaman satu sama lain.
Komentar
Posting Komentar